Produk AIStudi kasus

CloseLoom: CRM AI-Native untuk Startup B2B Indonesia

Lingkup yang dikirim

Fondasi multi-tenant berdiri: isolasi tenant RLS teruji berkelanjutan, dua story fondasi selesai, sisanya backlog terdokumentasi

Ilustrasi konseptual. Bukan foto atau tangkapan layar sistem klien.
Klien
Produk Agentive Labs
Kategori
Produk AI
Lokasi
Indonesia
Selesai
13 Juni 2026

Masalahnya

Startup B2B di Indonesia berjalan dengan tim ramping yang tidak mungkin siaga di chat pelanggan 24 jam. CloseLoom, produk kami yang masih dalam pembangunan, menjawabnya dengan Command Center: alih-alih inbox tanpa akhir, operator melihat kartu aksi yang sudah didraft AI, dengan otonomi bertahap yang operator sendiri yang mengatur: manual penuh, dibantu AI, atau otonom penuh di luar jam kerja dan saat cuti.

Yang sedang kami bangun

Monorepo pnpm dengan dua aplikasi dan satu paket bersama:

  • apps/web, Next.js 16 App Router dengan RSC-first, di mana API Route Handlers berperan sebagai backend tanpa layanan terpisah.
  • apps/widget, widget embed Vite + Preact yang dipasang di situs pelanggan.
  • packages/shared, skema Zod dan interface bersama (LLMProvider, ChannelAdapter) yang membuat model dan kanal bisa ditukar.
  • Supabase Postgres 17 region Singapura dengan pgvector untuk knowledge base, dan Inngest untuk background job. Kunci API per workspace pelanggan disimpan di Supabase Vault, tidak pernah di env file.

Keputusan rekayasa

Isolasi tenant di level database. Setiap tabel tenant dijaga Row Level Security yang digerbang is_workspace_member(workspace_id). Klien Drizzle yang RLS-aware menyuntikkan JWT claim per transaksi, dan isolasi ini diverifikasi terus-menerus oleh test suite tersendiri, bukan dicek sesekali.

Dua klien database, dua tugas. Satu pool RLS-aware untuk Route Handler dan RSC; satu pool service-role yang hanya dipakai fungsi Inngest, di mana setiap helper menuntut workspaceId eksplisit. Tidak ada konteks tenant implisit yang bisa bocor.

Spesifikasi dulu, kode kemudian. Proyek ini dibangun dengan workflow BMAD: PRD, arsitektur, epik, dan story file per unit kerja, dengan register utang (deferred-work.md) yang mencatat apa yang sengaja ditunda. Pre-commit gate (type check, format, lint, tes terkait) dan CI mengulang gerbang yang sama di setiap PR.

Status

Per Juni 2026, CloseLoom pra-rilis dan jujur tentang itu. Dari sembilan epik, baru fondasi yang berjalan: story 1.1 dan 1.2 selesai, sisanya tercatat sebagai backlog dengan sprint status yang bisa diaudit siapa pun. Kami menampilkannya sebagai studi kasus disiplin dan arsitektur, bukan sebagai produk yang sudah dikirim.

Dari studi ini ke proyek Anda

Ada proses serupa di tim Anda?

Ceritakan alur kerja dan kendalanya. Kita mulai dengan lingkup yang bisa dijelaskan dan diperiksa.

Studi kasus berikutnya

Agen Pemrosesan Dokumen untuk Operasional Logistik